AKU RELA DIPENJARA ASALKAN BERSAMA BUKU, KARENA DENGAN BUKU AKU BEBAS "MOHAMMAD HATTA"

Jumat, 10 Maret 2017

"MUHAMMAD ZAINI ALIF" Arti Hompimpah Alaiyum Gambreng

hompimpa alaiyum gambreng
HOMPIMPA ALAIYUM GAMBRENG,  pasti masih ingatkan ama kalimat tersebut?, yap kalimat itusering kali di gunakkan dalam game, baik Jumpret Singit (Petak umpet), atau permainan desa lainnya. tapi taukah kita apa  maksud dari kalimat tersebut?, apa artinya kalimat tersebut? artikel kali ini mari kita bahas tentang kalimat tersebut. here we go..!!

Hompimpa adalah sebuah cara untuk menentukkan siapa yang menang dan kalah dengan
menggunakkan telapak tangan yang dilakukkan oleh minimal tiga orang. secara bersama-sama perserta mengucapkan Hom-Pim-Pah. sambil mengayunkan tangan ke kiri dan ke kanan, lalu mengucapkan Alaium-Gambreng tangan kita menghadapkan telapak tangan menghadap ke atas atau ke bawah. Dalam budaya betawi, Hompimpa dilakukkan dengan lagu, "Hompimpa alaium gambreng, Mak Ipah pake baju rombeng."

Pemenang adalah perserta yang memperlihatkan telapak tangannya yang paling berbeda dengan peserta yang lainnya. Ketika perserta lainnya sudah menang semua, tinggal 2 orang, maka dua orang terakhir untuk kalah dan menang di tentukan dengan menggunakkan suit  atau suten .
Tapi, apakah ada yang tau apa arti atau makna dari kalimat “Hompimpa Alaiyum Gambreng” Tersebut? Yang bahkan sudah sejak kecil kita denga dan kita mainkan.

Menurut Pakar Permainan Tradisional, Bapak Muhammad Zaini Alif, didalam presentasinya yang berjudul “The Secret Meaning of Hompimpa” Zaini Alif telah memberikan pembelajaran yang nyata kepada kita tentang pentingnya bermain dan nilai-nilai yang terkandung dalam permainan tradisional. Hal ini mengingatkan kita bahwa selama ini kita lupa bahwa kita memiliki warisan leluhur yang syarat dengan nilai-nilai keteladanan hidup melalui aktivitas yang murah dan menyenangkan yaitu permainan tradisional.
MUHAMMAD ZAINI ALIF
Pakar Permainan Tradisional Indonesia
Dalam presentasinya yang diadakan TEDx Jakarta Zaini Alif telah memukau audiens dengan presentasinya yang sederhana namun sangat memukau dan inspiratif. Tak ayal hal ini mengundang tepuk tangan dan gelak tawa dari para audiens dari awal presentasi hingga selesai.

Zaini Alif menjelaskan bahwa makna dari kalimat “Hompimpa Alaiyum Gambreng” Adalah “Dari Tuhan dan Akan Kembali Kepada Tuhan”

Anda Penasaran?

Ini sedikit Inti dari presentasi yang disampaikan Zaini Alif dimulai dengan menjelaskan bahwa dari hasil penelitian yang dilakukannya dia menemukan ada ribuan permainan. Dia memberikan contoh permainan tradisional yang memiliki nilai-nilai pembelajaran dalam kehidupan. Seperti sondah mandah, pacipit-cipit lutung, surser, congklak, gantrik, gobak sodor. Seluruh permainan tradisional adalah konsep leluhur yang disuguhkan kepada anak-anak bagaimana menjalani hidup di dunia.

Hingga akhirnya dia menjelaskan tentang Hong. Hong adalah berasal dari kata-kata ajaib Hompimpa alaihum gambreng. Hom itu menunjukkan Tuhan, Hompimpa alaihum, maksudnya dari Tuhan kembali ke Tuhan. Gambreng itu adalah peringatakan yang menjelaskan bahwa diri kita berasal dari Tuhan dan akan kembali kepada Tuhan. Jadi nilai yang terkadang adalah permainan hompimpa alaihum gambreng, adalah bentuk kepasrahan kita kepada Tuhan dalam menjalani kehidupan.
HONG


Dan saat Penutup Persentasenya, Zaini Alif mengatakan :

“Seluruh dunia punya mainan, saya sudah coba teliti dan semua hampir sama mainannya hampir semuanya sama. Congklak ada di mana-mana, engklek ada di mana-mana, bahwa kekuatan kita ada di sini. Di Indonesia itu paling banyak mainanannya

Cita-cita saya adalah tiap orang yang belajar mainan itu ke kita. Bolehlah belajar komputer ke Jepang, Amerika atau kemana, belajar mobil bolehlah kemana, tapi seluruh dunia belajar permainan ke kita.”


Ungkapan di atas adalah penutup presentasi, sekaligus mengingatkan kita bahwa Indonesia kaya akan permainan tradisional. Semua orang boleh belajar apapun di negara lain tapi semua orang akan belajar permainan dari Indonesia. Ini adalah penutupan yang cerdas, dengan penutupan ini secara tidak langsung kita disadarkan bahwa negara kita itu kaya dan semua orang akan belajar dari Indonesia. Ini membuat kita bangga dengan Indonesia.

Zaini Alif adalah seorang pecinta permainan tradisional negara kita. Dan kalo menurut saya sih dia layak disebut sebagai bapak permainan tradisional Indonesia, dia sangat-sangat mencintai permainan tradisional negara kita. Bahkan saking cintanya, Bapak Mohamad Zaini ini mendirikan Komunitas Hong, disana kamu bisa bermain sepuasnya, sekaligus mengenal berbagai jenis permainan tradisional negara kita tercinta.

Muhammad Zaini Alif adalah Mahasiswa doktoral ilmu seni rupa dan desain Sekolah Pasca Sarjana ITB, Mohamad Zaini Alif meraih gelar doktor dengan yudisium cumlaude. Ia dinilai berhasil menyusun dan mempertahankan disertasi dengan sangat baik saat Sidang Terbuka Program Doktor di Aula Timur ITB, Sabtu, 18 Juni 2016.

Zaini meneliti mainan dan permainan anak di suku Baduy Dalam dengan judul disertasi 'Konsep Desain Vernakular Melalui Bentuk Transmisi Nilai Kaendahan Pada Mainan dan Permainan Anak di Baduy Dalam', Banten.

Awalnya pengajar kelahiran 1975 itu mencari mainan dan permainan tradisional yang diperkirakan masih asli di Indonesia. “Karena itu dipilih Baduy Dalam untuk membuktikan dan menjelaskan temuannya,” kata salah seorang promotornya, Setiawan Sabana, Sabtu, 18 Juni 2016.
ZAINI ALIF
Wah, luar biasa Bapak satu ini, berawal dari hobbynya bermain tdari kecil, permainan tradisional pastinya, kini beliau menjelma jadi Pakar Permainan Tradisional Indonesia. Disaat anak-anak zaman sekarang lebih disibukan oleh gadget, beliau masih dengan semangat menyampaikan persentase tentang permainan tradisonal yang ternyata sarat dengan makna positive. Good Job pak Zaini Alif, indonesia pasti menghormatimu. Selanjutnya


@dariberbagaisumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar